Damkar Rancah Sigap Evakuasi Truk Mogok di Tanjakan Cileungsir, Lalin Kembali Lancar
Info Sukadana- Aksi cepat tanggap kembali ditunjukkan oleh personel Pemadam Kebakaran (Damkar) Pos WMK Rancah, Kabupaten Ciamis. Mereka sukses mengevakuasi sebuah truk bermuatan yang mogok di tanjakan Jalan Rancah–Sukadana, tepatnya di Dusun Pangrumasan, Desa Cileungsir, Kecamatan Rancah, Senin (20/10/2025) siang.
Insiden ini sempat membuat arus lalu lintas di kawasan tersebut tersendat cukup lama. Truk yang mengalami mati mesin berhenti di tengah jalur utama, sehingga membuat kendaraan dari dua arah harus melambat dan antre untuk melintas.
Kepala Satpol PP Kabupaten Ciamis, Rd. Ega Anggara Alqausar, menjelaskan bahwa peristiwa bermula ketika sopir truk melaporkan kendaraannya tak kuat menanjak dan mesinnya tiba-tiba mati di tengah tanjakan. Menyadari situasi berpotensi membahayakan pengguna jalan lain, sopir segera menghubungi petugas Damkar untuk meminta bantuan.

Baca Juga : Polsek Sukadana Didik Generasi Muda Lewat Saka Bhayangkara
“Begitu laporan masuk, tim piket Damkar Pos WMK Rancah langsung bergerak cepat ke lokasi dengan mengerahkan satu unit mobil tangki,” terang Ega.
Setibanya di lokasi, petugas segera melakukan proses evakuasi dengan penuh kehati-hatian, mengingat kondisi jalan yang menanjak curam dan padat kendaraan. Dalam prosesnya, petugas harus memastikan truk tidak bergerak mundur atau tergelincir, yang bisa membahayakan kendaraan lain di belakangnya.
Sementara itu, beberapa anggota Damkar bersama aparat desa dan warga sekitar turut membantu mengatur arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan panjang. Pengaturan dilakukan secara manual sambil menenangkan pengendara yang terjebak antrean.
“Kami fokus pada dua hal, yaitu mengevakuasi kendaraan dan memastikan keamanan pengguna jalan lainnya. Alhamdulillah semua berjalan lancar,” ujar Ega.
Ia menambahkan, keberhasilan ini menjadi bukti bahwa peran Damkar kini semakin luas.
Tidak hanya memadamkan kebakaran, tetapi juga siap tanggap dalam berbagai situasi darurat lainnya seperti evakuasi kendaraan, penyelamatan warga, dan penanganan bencana ringan.
“Tugas Damkar tidak lagi terbatas pada kebakaran. Kami hadir untuk membantu masyarakat dalam kondisi darurat apa pun, termasuk insiden di jalan raya seperti ini,” tegasnya.
Ega juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat dan aparat setempat yang turut membantu kelancaran proses evakuasi. Berkat kerja sama yang baik, truk berhasil dievakuasi dalam waktu relatif singkat tanpa menimbulkan korban atau kerusakan tambahan.
“Syukur alhamdulillah, proses berjalan aman, truk berhasil dievakuasi, dan arus lalu lintas kembali normal seperti semula,” ujarnya dengan lega.
Warga sekitar pun mengapresiasi gerak cepat tim Damkar Rancah yang datang tak lama setelah laporan diterima. Salah seorang warga, Deden (42), mengatakan bahwa kehadiran petugas Damkar sangat membantu.
“Kalau tidak cepat dievakuasi, bisa macet parah. Untung petugas datang cepat dan sigap,” tuturnya.
Kini, situasi di tanjakan Cileungsir kembali normal. Meski demikian, Damkar Rancah mengimbau para pengemudi truk besar agar selalu memeriksa kondisi mesin dan rem sebelum melintasi jalur menanjak yang dikenal cukup curam itu. Dengan kesiapan kendaraan, diharapkan kejadian serupa tak terulang kembali.















