Breaking News
Kumpulan informasi aktual seputar peristiwa penting yang terjadi di seluruh wilayah Indonesia, meliputi isu politik, kebijakan pemerintah, bencana, dan dinamika sosial masyarakat.
BRIMO BRIMO BRIMO BRIMO

Rutan Sukadana Gencarkan Rehabilitasi Narkoba, Warga Binaan Dibekali Pemahaman Hidup Sehat

banner 800x150

Rutan Sukadana Perkuat Peran Pemasyarakatan Lewat Program Rehabilitasi dan Pemberdayaan Warga Binaan

Info Sukadana- Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Sukadana terus memperlihatkan komitmen kuatnya dalam memberikan pembinaan yang lebih humanis bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP), khususnya mereka yang terjerat kasus penyalahgunaan narkoba. Tidak hanya fokus pada aspek pengawasan dan keamanan, Rutan Sukadana kini semakin gencar menghadirkan program pemulihan dan pemberdayaan yang dirancang untuk mengubah pola pikir dan gaya hidup para WBP.

Salah satu langkah nyata ditunjukkan melalui pelaksanaan program rehabilitasi narkoba yang digelar di aula pembinaan Rutan Sukadana pada Rabu (25/9/2025). Program ini terlaksana berkat kerja sama dengan Yayasan Cahaya Azzura, sebuah lembaga yang selama ini konsisten dalam melakukan pendampingan terhadap korban penyalahgunaan narkotika.

Klik Disini
Rutan Sukadana Gencarkan Rehabilitasi Narkoba, Warga Binaan Dibekali Pemahaman Hidup Sehat
Rutan Sukadana Gencarkan Rehabilitasi Narkoba, Warga Binaan Dibekali Pemahaman Hidup Sehat

Baca Juga : Pagi Hari Ramai, Polsek Sukadana Turun ke Jalan Atur Lalu Lintas

Materi Edukatif: Mengenali Kepribadian Adiktif dan Menata Prioritas Hidup

Kegiatan ini dipimpin oleh Plh. Kasubsi Pelayanan Tahanan, Anggara Dwi Putra, bersama tim kesehatan Rutan Sukadana, dengan dukungan penuh dari tim Yayasan Cahaya Azzura yang dipimpin oleh Benny Mangkunegara.

Para peserta, yang terdiri dari WBP dengan kasus narkotika, mendapatkan materi khusus tentang Addictive Personality dan Skala Prioritas.

  • Materi Addictive Personality menjelaskan mengenai kepribadian adiktif, yakni kecenderungan psikologis yang membuat seseorang lebih rentan terjerumus dalam penggunaan zat berbahaya.

  • Sedangkan materi Skala Prioritas mengajarkan pentingnya mengelola waktu, pikiran, serta keputusan hidup. Dengan kemampuan menata prioritas, WBP diharapkan mampu menghindari kebiasaan buruk dan lebih fokus pada hal-hal positif yang berguna bagi masa depan mereka.

Tidak hanya sekadar mendengarkan materi, para peserta juga diajak untuk berdiskusi, berbagi pengalaman, hingga mencari solusi bersama. Pendekatan interaktif ini membuat suasana lebih hidup, sekaligus mendorong warga binaan untuk terbuka dan belajar dari pengalaman satu sama lain.

Upaya Nyata untuk Putuskan Mata Rantai Narkoba

Kepala Rutan Kelas IIB Sukadana, Farizal Antony, memberikan apresiasi tinggi atas terlaksananya kegiatan ini. Menurutnya, program rehabilitasi narkoba bukan sekadar kegiatan formal atau rutinitas belaka, melainkan langkah serius dalam membangun kualitas hidup warga binaan.

“Program ini kami laksanakan sebagai bentuk kepedulian sekaligus upaya nyata untuk memutus mata rantai ketergantungan narkoba di dalam rutan. Kami ingin para warga binaan tidak hanya menyelesaikan masa hukuman, tetapi juga benar-benar siap menghadapi kehidupan baru dengan lebih sehat, produktif, dan bermanfaat setelah kembali ke masyarakat,” ujar Farizal.

Ia menambahkan, kerja sama dengan Yayasan Cahaya Azzura menjadi bukti bahwa pemasyarakatan tidak bisa berjalan sendiri. Perlu kolaborasi dari banyak pihak agar pembinaan benar-benar menyentuh aspek mental, spiritual, dan sosial para WBP.

Harapan Besar: Dari Hukuman Menuju Pemulihan dan Pemberdayaan

Program rehabilitasi yang digelar di Rutan Sukadana diharapkan mampu menanamkan kesadaran baru bagi para warga binaan tentang pentingnya hidup sehat tanpa narkoba. Dengan pemahaman yang tepat, mereka dapat lebih mengenali potensi diri, membangun pola pikir positif, sekaligus menata prioritas hidup untuk masa depan.

Selain itu, program ini juga menjadi bagian dari transformasi pemasyarakatan yang lebih modern dan humanis. Rutan tidak lagi dipandang hanya sebagai tempat menjalani hukuman, melainkan juga sebagai wadah pembinaan, pemulihan, serta pemberdayaan manusia.

Dengan langkah berkelanjutan dan kerja sama lintas lembaga, Rutan Sukadana optimistis dapat mencetak warga binaan yang lebih siap kembali ke masyarakat, membawa perubahan positif, dan meninggalkan masa lalu kelam yang pernah menjerat mereka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *