Polsek Sukadana Siaga Amankan Pengajian Bulanan, Wujud Kedekatan Polri dan Masyarakat
Info Sukadana– Suasana di Kecamatan Sukadana, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, tampak ramai dan khidmat pada Selasa (14/10/2025) pagi. Ratusan jamaah tampak berdatangan ke Gedung Dakwah Sukadana di Jalan Raya Ciilat–Baregbeg untuk mengikuti pengajian rutin bulanan tingkat kecamatan.Di tengah padatnya arus lalu lintas, jajaran Polsek Sukadana Polres Ciamis Polda Jabar sigap mengatur kendaraan agar kegiatan berjalan tertib dan lancar. Sejak pagi, sejumlah personel diterjunkan untuk melakukan pengaturan lalu lintas (gatur lalin) dan pengamanan di sekitar lokasi acara.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Plt. Kanit Binmas Polsek Sukadana, Aiptu Rahmat, bersama beberapa anggota lainnya. Mereka tidak hanya bertugas menjaga ketertiban, tetapi juga aktif berinteraksi dengan masyarakat dan tokoh agama yang hadir.
Tugas Polisi Tak Sekadar Mengamankan, Tapi Juga Menyapa dan Menyatu dengan Warga
Di sela kegiatan, petugas tampak menyapa para jamaah dan berdialog ringan dengan tokoh masyarakat serta unsur Muspika Sukadana. Momen kebersamaan ini menjadi ajang mempererat silaturahmi antara Polri dan masyarakat setempat.
Kapolres Ciamis Polda Jabar AKBP H. Hidayatullah, S.H., S.I.K., melalui Kapolsek Sukadana Iptu Dayat Hidayat, menegaskan bahwa kehadiran personel Polri di setiap kegiatan masyarakat bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga sebagai sarana mempererat hubungan kemanusiaan.
“Kami hadir bukan hanya untuk mengatur lalu lintas, tetapi juga untuk membangun komunikasi dan kedekatan dengan masyarakat. Semoga kegiatan seperti ini dapat mempererat tali silaturahmi dan memperkuat ukhuwah islamiah di Kecamatan Sukadana,” ujar Iptu Dayat.

Baca Juga : Pangdam XXI/Radin Inten Disambut Hangat, Gubernur Lampung Ajak TNI Bangun Daerah Bersama
Ciptakan Situasi Aman dan Nyaman Selama Pengajian
Iptu Dayat menjelaskan, kegiatan pengamanan ini juga merupakan bagian dari cipta kondisi kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat). Polsek Sukadana berupaya memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh warga yang mengikuti pengajian.
Dengan pengaturan lalu lintas yang terkoordinasi, jamaah bisa beribadah tanpa khawatir akan kemacetan maupun gangguan keamanan di sekitar area kegiatan. Petugas juga memastikan jalur utama tetap lancar agar aktivitas masyarakat lainnya tidak terganggu.
“Kegiatan ini kami laksanakan untuk memastikan situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif. Kami ingin masyarakat merasa nyaman dan tenang selama kegiatan berlangsung,” tambahnya.
Sampaikan Himbauan Kamtibmas dan Pesan Antikejahatan
Selain menjaga keamanan, jajaran Polsek Sukadana juga memanfaatkan momen tersebut untuk menyampaikan himbauan kamtibmas kepada masyarakat. Beberapa pesan yang disampaikan di antaranya adalah pentingnya menjaga keamanan lingkungan, menghindari tindakan yang berpotensi menimbulkan kerawanan sosial, serta mengantisipasi tindak kriminal seperti C3 (Curat, Curas, dan Curanmor).
Masyarakat juga diajak berperan aktif dalam menjaga ketertiban, saling peduli antarwarga, dan segera melapor ke pihak kepolisian bila menemukan hal-hal mencurigakan di lingkungan sekitar.
“Kami berharap masyarakat ikut berperan serta menjaga keamanan lingkungan. Polri tidak bisa bekerja sendiri, perlu dukungan dan kesadaran bersama agar Sukadana selalu aman dan kondusif,” tutur Iptu Dayat.
Polri dan Masyarakat, Bersatu Dalam Keberkahan
Kegiatan pengajian bulanan di Sukadana ini menjadi bukti nyata bahwa hubungan Polri dan masyarakat bisa berjalan harmonis. Di balik pengaturan lalu lintas dan pengamanan acara, ada semangat kebersamaan dan nilai keagamaan yang terus dijaga.
Melalui sinergi seperti ini, Polsek Sukadana berharap ke depan masyarakat semakin percaya dan dekat dengan Polri. Tak hanya hadir saat ada masalah, tetapi juga ikut dalam setiap kegiatan sosial dan keagamaan yang membawa manfaat bagi semua pihak.
Dengan suasana tertib, aman, dan penuh kekeluargaan, kegiatan pengajian rutin bulanan di Gedung Dakwah Sukadana pun berjalan sukses. Semua pihak — dari tokoh agama, aparat kecamatan, hingga masyarakat — sepakat bahwa kebersamaan adalah kunci utama dalam menjaga kedamaian wilayah.















