Sudah Datangkan Matheus Cunha dan Incar Bryan Mbeumo, Apakah Masalah Lini Depan Manchester United Sudah Teratasi?
Info Sukadana- Manchester United kembali bergerak aktif di bursa transfer musim panas 2025. Setelah musim lalu mencatatkan rekor yang memprihatinkan di lini serang, manajemen klub tampaknya tak ingin mengulangi kesalahan yang sama. MU sejauh ini telah resmi merekrut Matheus Cunha dari Wolverhampton Wanderers dan kabarnya tengah dalam tahap akhir negosiasi untuk mendatangkan bintang Brentford, Bryan Mbeumo, dengan banderol mencapai £65 juta.
Namun, pertanyaannya: Apakah dengan kedatangan dua pemain tersebut, masalah ketajaman lini depan Setan Merah sudah benar-benar teratasi?

Baca Juga : Old Trafford! Ini Stadion Favorit Sir Alex Ferguson karena Atmosfernya
Lini Depan MU: Masalah Lama yang Belum Tuntas
Musim 2024/2025 menjadi salah satu musim paling mengecewakan bagi Manchester United dalam era Premier League. Mereka hanya mampu mencetak 44 gol dari 38 pertandingan, yang berarti rata-rata hanya 1,15 gol per laga. Statistik ini bukan hanya buruk — tapi juga menjadi rekor terendah mereka di kasta tertinggi Inggris sejak musim 1973/1974.
Tak heran jika perbaikan lini serang menjadi prioritas mutlak bagi Erik ten Hag (atau siapapun yang menjabat pelatih saat ini). Klub membutuhkan pemain yang tidak hanya kreatif, tapi juga klinis di depan gawang.
Matheus Cunha dan Bryan Mbeumo: Solusi atau Tambalan?
Matheus Cunha dikenal sebagai pemain serba bisa di lini depan — punya kecepatan, skill, dan kemampuan menciptakan peluang. Sementara Bryan Mbeumo adalah winger sekaligus second striker dengan produktivitas tinggi dan etos kerja luar biasa. Kedua pemain ini diyakini akan beroperasi di area yang sama — di belakang striker utama atau melebar ke sayap — bukan sebagai penyerang tengah murni.
Jika transfer Mbeumo tuntas, total belanja MU untuk lini depan akan menyentuh angka £127,5 juta. Tapi meski terkesan masif, muncul satu pertanyaan besar: Siapa pencetak gol utamanya?
Chris Sutton: MU Masih Butuh Striker Haus Gol
Legenda Premier League Chris Sutton ikut angkat bicara mengenai perombakan lini depan MU. Dalam analisanya, Sutton menilai MU tetap kekurangan sosok “nomor 9” sejati, alias penyerang tengah yang tajam dan haus gol.
“Cunha dan Mbeumo pemain bagus. Tapi MU masih belum punya striker yang bisa menjamin 20 gol semusim,” ujar Sutton. “Hojlund memang menjanjikan, tapi musim lalu dia tidak cukup produktif. Zirkzee juga masih dalam tahap pengembangan. Jika MU ingin bersaing di papan atas, mereka butuh mesin gol — bukan hanya pemain kreatif.”
Masa Depan Hojlund Dipertanyakan
Performa Rasmus Hojlund di musim lalu memang menuai kritik. Meski sempat menunjukkan potensi, jumlah gol yang ia cetak belum sebanding dengan ekspektasi sebagai penyerang utama MU. Rumor kepergiannya pun mulai berembus, meskipun belum ada konfirmasi resmi dari pihak klub.
Jika Hojlund benar-benar hengkang, maka perburuan striker baru tampaknya tak terhindarkan. Nama-nama seperti Victor Osimhen, Ivan Toney, atau bahkan Benjamin Sesko mungkin akan kembali masuk radar MU.
Kesimpulan: Solusi Parsial, Bukan Akhir dari Masalah
Kehadiran Matheus Cunha dan kemungkinan besar Bryan Mbeumo memang menjadi sinyal bahwa MU serius membangun kembali kekuatan lini serang mereka. Namun perlu dicatat, keduanya bukan penyerang tengah murni. Artinya, beban mencetak gol masih akan tertumpu pada Hojlund, Zirkzee, atau siapapun yang diplot sebagai striker utama.
Jika MU benar-benar ingin kembali bersaing di jalur juara, satu hal masih belum berubah: mereka butuh seorang finisher ulung — pemain yang bisa mengubah satu peluang menjadi satu gol.
Musim baru tinggal menghitung minggu. Akankah MU mengejutkan dengan mendatangkan striker baru, atau mereka akan bertaruh dengan skuat yang ada? Waktu akan menjawab. Tapi satu hal pasti: fans Setan Merah menuntut lebih.















